Cara Penularan Hepatitis B

Cara Penularan Hepatitis b,- Penyakit hepatitis B merupakan jenis penyakit hati yang dikenal paling berbahaya. Tidak mengherankan jika penyakit ini disebut sebagai silent killer atau pembunuh senyap. Penderitanya cenderung tidak merasakan gejala apapun, meski virus hepatitis B ini semakin lama semakin merusak organ hati sang penderita. Bahkan, kemungkinan gejala dari hepatitis B seringkali mirip dengan penyakit lainnya. Hal inilah yang menjadi penyebab terlambatnya penanganan terhadap penyakit hepatitis B yang dapat berujung pada kematian penderitanya.

Untuk dapat terhindar dari penyakit ini, setidaknya Anda harus mengerti betul mengenai cara-cara penularan hepatitis B. Virus ini mudah sekali menular pada siapapun.  Sekurangnya ada 1 juta orang meninggal setiap tahun akibat penyakit ini. Data ini menempatkan Hepatitis B sebagai penyebab kematian nomor sembilan di dunia. Sebanyak 75% dari pembawa virus hepatitis B berada di Asia Pasific.

Hepatitis B adalah penyakit infeksi pada hati yang berpotensi fatal yang disebabkan oleh virus hepatitis B dan merupakan salah satu penyakit yang sering ditemui dan menular. Penularan hepatitis B sangat cepat. VHB 100 kali lebih cepat dari VIH/AIDS.

Penyakit hepatitis terdiri dari hepatitis akut, yaitu hepatitis dengan jangka pendek, biasanya kurang dari 6 bulan dan mampu direspons dengan baik oleh sistem kekbalan tubuh. Hepatitis kronik adalah hepatitis B jangka pangjang yang tidak dapat diatasi oleh sistem kekebalan tubuh.

Di Asia pasific, penularan hepatitis B kebanyakn pada saat lahir atau pada saat masa kanak-kanak. Sebanyak sembilan dari sepuluh orang yang terinfeksi tersebut akan bertahan sampai dewasa. Di tempat lainnya, virus hepatitis B biasanya menginfeksi orang dewasa melalui kontak seksual atau melalui darah yang terinfeksi. Berikut kami bahas mengenai Cara Penularan Hepatitis B,antara lain:

Cara Penularan Hepatitis B

  • Transfusi Darah

Jika mengidap hepatitis B, maka jangan berniat untuk mendonorkan darah. Virus hepatitis B hidup dalam aliran darah. Ketika donor dilakukan, virus HBV akan ikut terbawa bersama darah penderita hepatitis B. Jika darah ini ditransfusikan ke orang lain, maka otomatis virus juga akan masuk ke dalam tubuh orang tersebut dan akan menginfeksinya. Palang Merah Indonesia memang memiliki proses standar dalam mengecek darah yang didonorkan. Setiap darah akan dilakukan proses screening virus dan jika ditemukan virus, termasuk hepatitis B, maka akan segera dimusnahkan dan tidak jadi dipakai.

  • Barang Bersama

Dalam keluarga pada umumnya sudah ditanamkan kebiasaan untuk tidak menggunakan barang pribadi orang lain secara sembarangan. Barang itu antara lain; baju dalam, handuk, peralatan makan, alat cukur dan sikat gigi. Kebiasaan tersebut ternyata dapat menjadi media virus HBV menular kepada orang lain. Alat cukur dan sikat gigi pada umumnya rentan dengan noda darah yang tertinggal tanpa sengaja. Jika alat ini adalah milik orang yang terinfeksi penderita hepatitis B dan digunakan oleh orang lain, maka orang tersebut memiliki kemungkinan tertular virus HBV dan bisa menderita hepatitis B. Ini berlaku juga untuk pengguna narkoba yang menggunakan jarum suntik secara bersama-sama.

  •  Hubungan Kelamin

Selain darah, virus hepatitis B juga menggunakan cairan tubuh yang ada dalam organ reproduksi. Hubungan kelamin yang dilakukan dengan penderita hepatitis B, maka akan terjadi perpindahan virus ke tubuh pasangannya. Untuk itu tidak disarankan untuk berhubungan kelamin secara sembarangan apalagi berganti-ganti pasangan yang tidak jelas kesehatannya seperti dengan pekerja kelamin. Aktivitas ini harus dihentikan karena rentan penularan hepatitis B dan juga penyakit menular kel#min lainnya. Lebih baik berhubungan kel#min dengan pasangan yang sah dibawah pernikahan sehingga membuat kemungkinan terjangkit penyakit hepatitis B menjadi kecil.

  • Lewat Jarum Suntik

Media penularan hepatitis B yang lainnya adalah jarum suntik. Untuk saja, penggunaan jarum santik di puskesmas dan rumah sakit sudah sangat steril dan hanya sekali pakai. Berbeda dengan jarum suntik yang dipakai untuk membuat tato atau body piercing yang sifat sterilnya sama sekali tidak diketahui.

Hal ini berlaku bagi kebanyakan pengguna narkoba yang memakai jarum suntik bersama-sama. Apalagi dengan imunitas tubuh rendah yang dimiliki pada pecandu, membuat mereka lebih rentan terinfeksi virus hepatitis B ini.

Cara Mengobati Hepatitis Dengan Jelly Gamat Qnc

Qnc Jelly Gamat terbuat dari bahan-bahan herbal asli sebagai bahan utamanya terbuat dari teripang emas (gamat emas) spesies terbaik jenis Golden Stichopus Variegatus merupakan sejenis hewan laut yang kaya akan kandungan penyeimbang kesehatan tubuh dan banyak lagi khasiat lainnya bagi kesehatan tubuh manusia. Salah satu hal istimewa yang terdapat pada Jelly Gamat QnC ini adalah kandungan “Gamapeptide” yang mempunyai manfaat untuk mencegah inflamasi (peradangan), mengurangi rasa sakit, 3x mempercepat penyembuhan luka, memelihara sirkulasi darah. QnC Jelly Gamat telah di lengkapi legalitas dan ijin edar serta lolos test laboratorium departemen kesehatan. DEPKES P-IRT No: 109321601291-1229 serta BPOM dengan no registrasi TR 173301471.

Cara megobati yang tepat dan cepat, merupakan langkah tepat untuk bisa sembuh dari hepatitis B. Pengobatan yang dilakukan lebih awal juga mampu mencegah perkembangan penyakit kearah yang lebih serius. Lebih lengkpa dengan Jelly Gamat Qnc  KLIK DISINI.

Jadi, tunggu apa lagi? Lakukan pencegahannya mulai dari sekarang. Dengan menghindari penyebab hepatitis B, mengonsumsi Jelly Gamat Qnc. Diharapkan populasi penderita penyakit tersebut dapat menurunkan dan Indonesia bebas dari penyakit hepatitis B.

Terimakasih telah berkunjung di website kami, semoga adanya artikel ini bisa membantu bagi anda khususnya yang menderita Hepatitis B.

Artikel Lainnya

Post By Cara Penularan Hepatitis B

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.